Informasi Tajam dan Terpercaya

Kesbangpol Pertajam Rencana Aksi P4GN dan Pembentukan BNNK

Avatar photo

TANAH BUMBU – Rapat Koordinasi P4GN dilakukan dalam rangka meningkatkan pencegahan dan pemberantasan narkotika serta persiapan pembentukan BNN Kabupaten di wilayah Tanah Bumbu.

Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor ini dihadiri oleh Tim Terpadu P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan dan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang terdiri dari Kepolisian Resor (Polres), Komando Distrik Militer (Kodim) 1022, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, Bagian Hukum Sekretariat daerah dan SKPD terkait. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan persamaan persepsi terkait tugas P4GN di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kegiatan Rakor ini dalam rangka memantapkan kembali tugas kita dalam pembentukan BNNK di Kabupaten Tanah Bumbu. Oleh sebab itu, penyusunan rencana aksi daerah P4GN perlu dilaksanakan agar mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat nantinya,” kata Kaswan, Pelaksana tugas (Plt) Badan Kesatuan Bangsa dan politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Bumbu pada tanggal 25 Januari 2022 di ruang Rapat Bersujud I Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Rapat tersebut dibentuk satgas Pencegahan dan Pemberantasan dan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika ditingkat kecamatan dan sebagai upaya dalam pembentukan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Tanah Bumbu.

Berdasarkan peraturan BNN Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pedoman Pembentukan Instansi Vertikal Badan Narkotika Nasional bahwa syarat untuk dapat dibentuk BNN di tingkat Kabupaten harus dapat memenuhi persyaratan yaitu; pertama, mendapatkan surat persetujuan atau dukungan dari Bupati. kedua, nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Bupati dan Badan Narkotika Nasional. ketiga, penetapan pembentukan instansi vertikal Badan Narkotika Nasional.

Sementara itu fungsi BNN Kabupaten yang sudah terbentuk di daerah adalah melaksanakan kebijakan teknis P4GN di bidang Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Rehabilitasi. Sedangkan di bidang Pemberantasan, memetakan jaringan kejahatan terorganisir penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya. Menyiapkan bantuan hukum, serta penyusunan rencana program BNN Kabupaten.

Baca Juga :  Surveyor Internasional Tinjau Lokasi Bendungan Kusan

Melihat perkembangan kabupaten yang berdekatan dengan Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah laut lebih dulu dalam pembentukan BNNK dan telah mengumumkan kinerja BNNK Tanah Laut pada akhir tahun 2021 lalu. Kepala BNNK Tanah Laut Katamsi Sad Retna mengungkapkan telah melampaui target kinerja 2021. Diantaranya, Fasilitasi ketahanan keluarga, pembinaan kelembagaan pemerintah dan swasta, pendampingan desa bersih narkoba. Dari aspek tugas rehabilitasi, BNNK Tanah Laut telah memiliki 47 klien yang sedang dibina dari 30 target yang telah ditentukan.

“Tahun 2021 ini, kita memiliki target sebanyak 30 klien mengikuti program rehabilitasi dan hingga hari ini, sudah mencapai 47 klien yang mengikuti. Ada yang diantar oleh keluarga, ada yang diantar aparat desa bahkan ada yang datang sendiri,” katanya. (MAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *