Informasi Tajam dan Terpercaya

Wisuda Hafidz Qur’an 30 Juz Binaan PT Arutmin, Berkah Bagi Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Bupati Zairullah Azhar mengalungkan syal tahfidz 30 juz kepada 9 santri yang berhasil menghafal qur’an 30 juz pada program Hafidz Qur’an PT Arutmin Indonesia Site Batulicin Desa Mekarsari Kecamatan Simpang Empat. Selasa, (12/1/2022)

Acara wisuda tahfidz bagi santri yang berhasil mencapai target hafalan qur’an 30 juz pada program Hafidz Qur’an PT Arutmin Indonesia Site Batulicin mendapat apresiasi yang luar biasa dari Bupati Tanah Bumbu HM. Zairullah Azhar.  Ia mengucapkan terima kasih kepada PT Arutmin Indonesia telah membantu pemerintah daerah Kabupaten Tanah Bumbu mengantarkan santri-santri menjadi penghafal qur’an yang dapat menjadi wasilah dan berkah bagi Tanah Bumbu Bersujud menuju serambi madinah.

“Sukses semuanya, berkah, saya terima kasih kepada seluruh jajaran PT Arutmin Indonesia, terutama pengelola tahfidz karena ini menjadi salah satu wasilah, yang membuat Tanah Bumbu kita berkah.” Kata Zairullah Azhar.

Sementara itu, General Manager PT Arutmin Indonesia Site Batulicin Komaruddin Sukri membuka sambutnya dengan seruan ‘Apa kabar hari ini’ kemudian dijawab santri tahfidz qur’an, ‘Alhamdulillah hafidz qur’an allahu akbar’ dengan mengacungkan tiga jari sebagai simbol berusaha meraih hafidz qur’an 30 juz. Ia menyampaikan bahwa program hafidz qur’an ini dimulai pada bulan Juni 2019 lalu. Dibuka bagi seluruh santri dari berbagai wilayah namun saat itu yang berhasil mendaftar kebanyakan dari Jawa, Sumatra, dan daerah lainnya.

Pada awal pembentukan Tahfidz Qur’an PT Arutmin Indonesia Site Batulicin, tempat ini diberi nama Rumah Hafidz Leadership (RTL) bulan Juni 2019 – Mei 2020 bekerja sama dengan salah satu organisasi yang ada di Jakarta bernama Kubik Leadership. Program yang dilaksanakan dalam rentan waktu 10 bulan menghasilkan 6 orang tahfidz qur’an 30 juz dari 10 santri yang telah diseleksi. Kemudian nama Hafidz leadership berubah menjadi Tahfidz Camp tanggal 21 sampai 30 Desember 2020, dan selanjutnya berubah nama lagi menjadi Tahfidz Qur’an mulai bulan Februari 2021 hingga kini 2022. umumnya santri menyelesaikan hafalan qur’an 30 juz bervariasi, ada yang membutuhkan waktu cukup 5 bulan saja sudah bisa menghafal qur’an 30 juz, ada juga yang membutuhkan waktu yang lebih lama.

Baca Juga :  Dinas KUMP2 Tanbu Setiap Hari Pantau Harga Bahan Pokok

Komaruddin menceritakan bahwa program Hafidz Qur’an ini sempat vakum di bulan Mei sampai Desember karena memasuki pandemi Covid-19. Kemudian membuka program baru dengan nama Tahfidz Camp dengan masa waktu selama satu pekan, santri menghafal dan menginap di asrama. Dan menurut Komaruddin inilah cikal bakal para santri yang akhirnya bisa di wisuda pada hari ini.

Kegiatan Tahfidz Camp ini dimulai dari mengundang anak-anak sekolah SMA dan SMK, memanfaatkan waktu saat sekolah-sekolah melaksanakan pembelajaran melalui daring, sehingga siswa dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mengikut program Tahfidz Camp atau Tahfidz Qur’an. berdasarkan hasil evaluasi, rata-rata santri menghafal pada kisaran 5 juz dalam satu bulan. Menurutnya biasanya santri yang agak lambat menghafal karena faktor membaca qur’an tertatih-tatih sehingga membutuhkan waktu untuk memperlancar bacaannya kemudian masuk program hafalan.

Santri yang berhasil mencapai hafal 30 juz adalah Roy Kurniawan berasal dari Madrasah Aliyah Darul Ulun Kotabaru, Muhammad Sulton Abdillah dari Madrasah Aliyah Negeri Kotabaru, Muhammad Chairul Anam dari SMA Negeri Kotabaru, Willi Andika Rohman dari Universitas Islan Negeri Samarinda, Muhammad Sanusi dari SMA Darul Hijrah Putra, Muhammad Panji Satri dari Madrasah Aliyah Darul Azhar, Muhammad Hasan dari Madrasah Aliyah Darul Azhar, Muhammad Nur dari Madrasah Aliyah Darul Azhar dan Ahmad Baihaqi dari Madrasah Aliyah Darul Azhar. Jumlah keseluruhan santri yang mengikuti program selama tahun 2021, bacth 1 sampai 11, berjumlah 80 santri. (MAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.