16 Peserta Pelatihan Dinyatakan Lulus

  • Home /
  • Artikel /
  • 16 Peserta Pelatihan Dinyatakan Lulus

16 Peserta Pelatihan Dinyatakan Lulus

BATULICIN, Goodnews.co.id - Balai Latihan Kerja Kabupaten Tanah Bumbu berhasil meluluskan 16 peserta pelatihan pembuatan roti dan kue, uji kompetensi dilakukan tim Assesor.

Peserta pelatihan pembuatan roti dan kue angkatan pertama akhirnya bisa merasa lega setelah dinyatakan lulus oleh tim penguji kompetensi LSP CKPNI Erry Syaherman, Ady Adrian Dwinata, Mangihut Simanjuntak, dan BBPLK Bekasi Nurul Huda.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Balai Latihan Kerja Kabupaten Tanah Bumbu Syaikul Ansari S.H, M.Sos peserta mendapatkan 2 sertifikat sekaligus, pertama sertifikat dikeluarkan oleh BLK Kabupaten Tanah Bumbu dan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP, sertifikat nasional yang berlaku di seluruh Indonesia.

"Kami di BLK Tanah Bumbu terus berkontribusi dalam mendukung program Bupati dan Wakil Bupati mencetak tenaga kerja sebanyak-banyaknya, yang siap berkompetisi di pasar kerja" tuturnya.

"Alhamdulillah hari ini, semuanya lulus dari uji kompetensi yang dilakukan tim Assesor" lanjutnya. Rabu, (24/3/2021)

Pelatihan yang diikuti 16 peserta mendapat penilaian yang luar biasa dari tim Assesor Erry Syaherman.

Menurut Erry Syaherman Assessor dari LSP CKPNI, peserta pelatihan sangat antusias mengikuti uji kompetensi, itu pengaruhnya sangat besar dalam penilaian.

Uji kompetensi diberikan dalam bentuk tes tulis essay, multiple choice, juga tes praktek pembuatan kue dan roti sesuai standar baku kemudian uji kompetensi soft skill lainnya berdasarkan materi yang peserta dapatkan selama proses pembelajaran mulai awal sampai akhir.

Setelah dinyatakan lulus peserta mendapatkan sertifikat nasional dari BNSP dan berlaku selama 3 tahun sejak dinyatakan lulus.

Kelulusan peserta diharapkan dapat bersaing dalam dunia pasar kerja utamanya di wilayah Kalimantan Selatan, atau membuka usaha sendiri dengan demikian mereka bisa memulai berusaha.

img-1616643477.jpg

Dilain pihak lain Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah pernah menyampaikan lulusan BLK diharapkan dapat memenuhi pasar kerja industri, dan tidak menambah jumlah pengangguran baru. (5/3/2021)

BLK diharapkan dapat mempersiapkan pelatihan vokasi dalam menghadapi proses transformasi ketenagakerjaan akibat pandemi dan revolusi industri 4.0.

Beberapa kebijakan yang disiapkan kementrian diantaranya triple skilling, yakni skilling, re-skilling, dan up-skilling bagi pekerja, optimalisasi pemagangan berbasis jabatan, peningkatan soft skill, perubahan kurikulum dan metode yang berfokus pada human digital online.

Yang tidak kalah pentingnya adalah kolaborasi BLK dengan stakeholder pengguna tenaga kerja agar lulusan pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri dan lebih mudah diserap. (MAS)

Komentar
  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar